Selasa, 24 November 2020

SELAMAT HARI GURU NASIONAL .. Terimakasih Guru Rumah Montessoriku

Program CSR (Corporate Social Responsibility) Rumah Montessori


       

Menjadi seorang guru, bukan berarti tugas belajarnya selesai. Belajar itu sepanjang hayat. Tim guru di RumahMontessori wajib siap untuk dididik, dilatih dan ditempa kembali untuk meningkatkan kualitas performa diri sebagai fasilitator montessori. 

Tahun ini tim guru mempunyai project 'pengabdian masyarakat' dari saya sebagai foundernya. Ilmu yang sudah mereka dapat harus dibagi ke masyarakat. 

Proses bimbingan terhadap tim guru ini gak beda dengan mahasiswa diploma atau anak kuliahan : kaya proses nyusun tugas akhir atau skripsi. Agar semua karya guru layak dipublikasikan, tentu konten materi harus sudah lolos uji standar kelayakan terlebih dulu. Semua guru kami tentu pernah mengulang shooting & editing video saat ada koreksi. Entah itu karena salah gerakan, narasi, teks, bahkan redaksional kecil pun saya kembalikan & minta ulang lagi. 

Salut buat kalian, tim! Selalu punya kemauan & energi untuk memberikan yg terbaik

(entahlah.. kalian merasa seperti kembali ke zaman bimbingan skripsi atau nggak sih saat itu?). 

Dulu.. tugas akhir berbentuk karya tulis, kali ini ya kita ikut kondisi pandemi & perkembangan zaman. Aneka pengetahuan yg diposting di media online, informasinya lebih mudah diakses masyarakat sehingga jangkauan manfaatnya lebih luas. Saya hanya ingin, ilmu mereka tidak hanya ditimbun dalam kumpulan map modul sendirian. Tidak guna. 

.

Project selesai. Video seri tutorial praktek aktifitas montessori karya tim guru RumahMontessori sudah bisa disimak oleh siapapun dari belahan dunia manapun via YouTube di link bio akun ini. 

Materi tertulis dari semua video dapat dipelajari juga di buku Montessori For Multiple Intelligences dan Seri Aktivitas Montessori - by Ivy Maya Savitri - dan juga sekaligus merupakan materi praktek yg selalu disampaikan pada setiap pelatihan montessori offline. 

.

Terimakasih untuk semua tim guru RumahMontessori. You did the best for our mini corporate social responsibility (CSR) project yang memang rutin kita kerjakan tahunan  

.

#rumahmontessori #rumahmontessorisquad #gurupembelajar #csr #pengabdianmasyarakat #berbagiilmu #tutorialmontessori #montessoriuntukindonesia #montessoriformultipleintelligences #aktivitasmontessori 

Minggu, 22 November 2020

Pentingnya Rehat Saat Beraktivitas Pada Anak

FALSE FATIGUE 

Berawal dari pertanyaan di kelas kulwap : Tips untuk menerapkan 3 hours workscycle (untuk anak usia 2 dan 4 tahun di rumah) gimana Miss?

Jawaban versi saya cukup seperti ini :

Kalau di rumah dibuat dengan alur seperti keseharian saja Bu.. Karena bagi anak-anak, kegiatan rumah harian juga termasuk belajar dalam Montessori. 

Jangan lupa berikan timing untuk rehat, izinkan anak sesekali rebahan di sofa, santai sejenak bahkan tanpa mengerjakan apapun sebelum memulai kegiatannya lagi. 

Walau anak tampak hanya seperti bermain saat jam aktifitas, percayalah merekapun berpikir dan mengeluarkan energinya. 

Adalah normal jika setiap manusia memiliki titik hilang fokus karena lelah.. 

Di kelas, kami sudah biasa menemukan moment 'false fatigue'.  False fatigue refers to a loss of focus about one hour into the work cycle. The classroom begins to get louder as the students become distracted or hyper. Fasilitator kami pasti senyum-senyum sendiri baca ini .. Seru ya kelas kita.. 

Sudut rehat yang disediakan di kelas seperti sudah menjadi SOP di sekolah montessori. Di Rumah Montessori, kami kerap kali menemukan anak-anak mampir sejenak bersantai lalu kembali bekerja. Senang rasanya mereka mulai belajar paham tentang self-care 🥰

Proses diskoneksi singkat ini penting untuk melatih anak percaya diri, mengembangkan rentang perhatian dan kemandirian serta mengaktifkan indera interception, khususnya temporal perception-nya (merasakan energi fokus bekerja mulai menurun dan butuh istirahat seperti kondisi saat perlu makan minum ketika lapar dan haus ). 

Itu bukan sekedar alarm.. Itu kebutuhan dan hak tubuh kita juga 

Walau memberikan ruang dan waktu, fasilitator harus tetap semangat agar mampu mengembalikan gairah bekerja sekelilingnya 

Mudah-mudahan yang jam #belajardirumah nya panjang, mempertimbangkan hal ini ya..

Remember.. We're just human.. 

#rumahmontessori #paudmontessori #rebahan #homeschooling #falsefatigue #montessoridirumah #montessoripreschool #selfcare #mentalhealth #recharge #humansenses #interception 

Mengenal Bagian Tubuh Hewan Lewat Puzzle Montessori

Nama material montessori : CULTURAL PUZZLE - PUZZLE HEWAN & TUMBUHAN

Video tutorial : https://youtu.be/z5ePSUBiEps

Buku petunjuk praktek kerja : Ivy Maya Savitri., 2019., Aktivitas Montessori Ilmu Alam dan Matematika., Cikal Aksara., Hal : 12.

Kalau nonton video tutorial ini di link berikut https://youtu.be/z5ePSUBiEps, semoga semuanya bisa jadi pada maklum ya bahwa melalui kegiatan puzzle, anak-anak PAUD mulai usia 2,5 tahun di Rumah Montessori seneng banget lho bisa dikenalkan pelajaran biologi tentang mengenal bagian-bagian tubuh hewan. Kenapa? Karena mereka lebih fokus pada gerakan menempatkan kepingan puzzle-nya.. lebih menantang. 

Tapi sebetulnya otak mereka juga sedang merekam kuat dimana letak setiap bagian-bagian tubuh hewan ini berada. Istilah nama-nama bagian tubuhnya bisa diberikan setelah anak mampu menyelesaikan puzzle. Kenapa? Biarkan anak menikmati tantangan puzzle-nya dulu. Biar happy dan memang sebaiknya anak paham dulu letak setiap bagian tubuh hewan dengan benar daripada mereka hanya sekadar hafal nama istilahnya, tapi gak ngerti kepala ada di sebelah mana badan, ekor ada di depan atau belakang dll. Supaya pengertiannya utuh. 

Gak perlu gurung gusuh anak musti segala tahu dan cepet bisa, apalagi hanya karena biar anak kita dicap hebat sama orang lain 

Santuy..

Pink Tower Montessori, Haruskah Selalu Berwarna Pink?

Nama material montessori : PINK TOWER - MENARA MERAH MUDA

Video tutorial : https://youtu.be/lDz1tAMqL9o dan https://youtu.be/GJLJIP0lzn8

Buku petunjuk praktek kerja : Ivy Maya Savitri., 2019., Aktivitas Montessori Stimulasi Indra dan Bahasa Hal : 5., Cikal Aksara.


Saking populernya, menara merah muda ini seakan sudah jadi maskotnya Metoda Montessori. Kayanya belum sah dibilang montessori kalau gak ada material iconic ini.

Warnanya yang khas udah kaya semacam brand awareness-nya metoda ini. Dan alasan dipilihnya warna pink juga selalu ada aja yang penasaran pingin tahu kenapa. Berita yang beredar juga macem-macem, tapi mostly sih menyimpulkan bahwa warna pink dipilih karena ternyata banyak anak tertarik pada warna pink.

Lalu.. Haruskah warnanya pink? Kalau pertanyaan ini nyampenya ke saya maka akan saya jawab : saya pikir esensi penting dari kegiatan pink tower ini bukan pada warna pink nya. Tapi bagian terpenting dari pink tower ini ada di 10 balok kubusnya yang dibuat dengan ukuran dan dimensi mulai dari kubus terkecil 1 cm sampai kubus terbesar 10 cm yang mana cara kerjanya kubus-kubus ini akan disusun anak mengurut dari ukuran kubus yang terbesar dan berakhir di yang terkecil.

Kalau itu semua adalah esensi atau poin penting dari si pink tower ini, bisa dong ya kita pakai si natural wood tower (menara coklat kayu) ini juga? Semua kriteria karakteristiknya sama kecuali tampilan warna aja. Untuk menjadikannya general (gak pakai bawa-bawa nama montessori), material ini dinamakan juga 'graduated cubes'. 

Nah.. Gimana? Ada yang mau coba DIY pakai warna biru? hitam? kuning? Namai saja blue tower, black tower, yellow tower inspired by montessori pink tower 

#rumahmontessori #montessorimaterials #montessoriformultipleintelligences #montessoriuntukindonesia #pinktower #naturalwood 

Cara Mengenalkan Simbol Angka & Huruf di Montessori

 

Nama material montessori : SAND PAPER NUMBER (Angka) & SAND PAPER ALPHABETS (Huruf)

Video tutorial : Angka : https://youtu.be/fQvNqRP-wBg dan Huruf : https://youtu.be/4ch-FnWQJF4

Buku petunjuk praktek kerja : Ivy Maya Savitri., 2019., Aktivitas Montessori Matematika Hal : 48 dan Bahasa Hal : 55., Cikal Aksara.





Mengenalkan nama angka beserta cara menulisnya untuk pertama kalinya kepada anak-anak ada metodanya tersendiri. Disampaikan dengan urutan yang logis agar anak-anak merasa dipahami bahwa proses perjalanan belajar nya benar-benar difasilitasi dengan baik. 

Pertama, dikenalkan dan disebutkan dulu nama-nama angka dan cara tulisnya dengan benar. 

Kedua, anak berlatih mengingat apa yang sudah disampaikan guru dengan bimbingan minimal dari guru melalui kegiatan di mana anak diminta menunjukkan sebuah angka yang ditentukan guru diantara angka-angka lainnya yang yang sudah guru kenalkan. 

Ketiga, anak diminta menyebutkan sendiri nama angka yang ditunjukkan guru.

Yang biasa terjadi di lapangan dunia PAUD  adalah, saat guru hendak mengenalkan sebuah materi baru, seringkali mengawalinya dengan bertanya (langsung tahap ketiga).

Belajar Angka #dikelas mode on :

Dengan semangat pagi, guru langsung membuka penyampaian materi barunya dengan sapaan dan tanya, "Ayoo.. Anak-anak.. Kita belajar angka ya hari ini.. Nah..  Ini angka berapa hayoo.. Siapa tahu ini angka berapa?"

Tanpa memberi dasar pengetahuan (basic knowledge) dan tanpa basa basi.

Anak yang sudah tahu : girang, show up, dan sudah dipastikan akan spontan menjawab.

Anak yang masih blank : bingung, stress takut ditanya lalu gak bisa, lalu perlahan menarik diri akhirnya kurang percaya diri.

Sekian. Terimakasih. 

Mudah-mudahan kita bukan termasuk golongan fasilitator yang urun rembuk terlibat dalam membentuk anak menjadi kurang percaya diri lewat metoda yang kurang tepat tadi ya 😊

Simak videonya aja buat yang pingin tahu 3 urutan tahapan penyampaian materi belajar yang logis itu seperti apa. Angka : https://youtu.be/fQvNqRP-wBg dan Huruf : https://youtu.be/4ch-FnWQJF4

Dan dalam Metoda Montessori disebut : The three periods lesson atau Tiga tahap pembelajaran 

Sabtu, 21 November 2020

Pengenalan Konsep Magnet untuk Usia Dini di Montessori

Nama material montessori : MAGNET

Video tutorial : https://youtu.be/A_Yld71gJks

Buku petunjuk praktek kerja : Ivy Maya Savitri., 2019., Aktivitas Montessori Ilmu Alam dan Matematika., Cikal Aksara., Hal : 42. 


Gak heran kalau ada aja anak yang gak tertarik menyimak guru saat cara mengenalkan subjek 'magnet' cuma nyuruh kita lihat teks book, papan tulis sama nyatetin semua paparannya. Ketika mungkin beberapa anak dalam alam pikirannya mempertanyakan tentang : 

Apakah betul hanya logam yang dapat ditarik magnet? 

Apakah betul magnet bener-bener nolak benda non logam? 

Aku ingin lihat buktinya tentang teori bahwa betulkah magnet bisa bikin benda tertentu tertarik padanya? dst   

Dan.. biasanya dengan jalan pintas orang dewasa akan bilang : "Menurut teori di buku ya seperti itu, tolong dibaca dan diingat-ingat saja ya apa kata buku tentang benda-benda apa saja yang dapat ditarik magnet dan tidak karena nanti keluar di ulangan. Jangan sampai banyak salah dan dapat nilai jelek kalau mau naik kelas".. krik.. krik..    

Anak-anak yang sedang tinggi rasa ingin tahunya itupun hanya bisa sampai membayangkan saja secara abstrak lewat gambar dan foto di buku serta pasrah menerima saja semua teori itu. Padahal, tidak ada yang salah dengan kebutuhan hadirnya bukti konkrit sebuah teori. Supaya anak paham dan benar-benar memperoleh ilmunya. 

Aah.. Sudahlah.. Klik link ini https://youtu.be/A_Yld71gJks Simak saja video tutorial kami tentang magnet disana, siapa tahu belajar mengenal magnet di tahap awal pada anak usia dini akan menjadi lebih menyenangkan 🥰 Happy watching and learning!

Brown Stairs si Tangga Coklat Montessori

Nama material montessori : BROWN STAIRS - TANGGA COKLAT

Video tutorial : https://youtu.be/ex7_5gTdltE dan https://youtu.be/8cy1KtBIK_4

Buku petunjuk praktek kerja : Ivy Maya Savitri., 2019., Aktivitas Montessori Stimulasi Indra dan Bahasa., Cikal Aksara., Hal : 7.


Tangga Coklat atau Brown Stair atau Broad Stair dibangun seperti namanya : berbentuk tangga. Dalam kegiatan dasarnya 10 buah balok - tepatnya prisma segiempat - ini akan dibangun bukan ditumpuk vertikal seperti sebuah menara (seperti pada pink tower) melainkan disusun urut dari yang terbesar sampai terkecil secara horizontal.

Jika ada yang sudah menyimak cara kerja membangun menara merah muda di link berikut https://youtu.be/GJLJIP0lzn8 lalu mengamati lebih detail di video cara kerja tangga coklat ini, akan tampak perbedaan gerakan yang akan membantu anak-anak untuk paham bahwa fasilitator tidak akan menumpuknya ke atas menjadi menara, yaitu : cara meletakkan balok coklat yang lebih banyak digeser dan tidak diangkat tinggi-tinggi dari alas kerja. 

Secara tidak langsung, anak sedang ditunjukkan bahwa semua balok coklatnya akan tetap berjajar di atas alas kerja dan bentuk yang akan dibangun ini tidak akan mengarah ke atas tapi ke samping menjadi sebuah tangga.

Bagi anak-anak usia dini yang sedang distimulasi indra visualnya, kegiatan ini susah-susah gampang. Tingkat kesulitan kegiatan tangga coklat ini dianggap 'lebih tinggi' daripada pink tower. Kenapa? Jujur.. Dengan warna balok yang semuanya coklat dan perbedaan ukuran yang beda tipis tentu akan membuat visual anak benar-benar dikuatkan pada detail urutan ukuran balok saat mereka membangunnya, apalagi saat anak mencoba mengeceknya dengan melihat tampak atas dari tangga coklat. Yang ada cuma warna coklat semua, agak sulit menilai perbedaan ukuran tinggi rendahnya si balok. 

Beberapa anak memerlukan waktu cukup lama untuk menguasainya. 

Lalu kenapa pink tower atau menara merah muda lebih mudah dikuasai anak-anak? Salah satunya adalah karena pengalaman visual mereka cenderung lebih banyak menangkap  tampilan visual yang menjulang ke atas (vertikal) seperti : pohon tinggi, gedung tinggi, orang dewasa tinggi, rumah tinggi dll yang sangat familiar ditemukan di lingkungan sekitar mereka.   

Ada semacam screening indra visual pada anak di kegiatan ini. Yang masih kurang optimal, dapat dilatih dan distimulasi terus karena ini penting untuk modal persiapan belajarnya.   

Happy learning..