Selasa, 08 Desember 2020

Mental Health - Kesehatan Mental Pada Anak

Melatih mengurus diri sendiri seorang anak jangan berhenti hanya sampai fisik. Mental juga harus ikut diberi perhatian.

Biar imbang..



Bahkan kadang, masalah di mentality lebih susah ke-detect daripada fisik yang jauh lebih jelas kelihatan. Jika sedari usia dini terbiasa mendapatkan kegiatan dan hal hal baik seperti yang ada di gambar ini, semoga ini semua bisa menjadi bekal dirinya di saat mulai memasuki usia sekolah dasar supaya lebih terlatih dan terampil mengelola mental dalam menghadapi tantangan di dunia barunya yang lebih 'menakjubkan'

Mudah-mudahan sih RumahMontessori gak salah ya karena sering banget ngeluarin motto retjeh ini : -jangan lupa bahagia-

Ya gimana ya.. Itu seriusan. Karena memang tingkat keceriaan, kebahagiaan, kenyamanan dan kegembiraan siswa dalam berkegiatan dan berinteraksi di RumahMontessori termasuk indikator output siswa level terpenting buat kami. Semua poin pada postingan gambar tersebut kami upayaterapkan di keseharian kepada semua siswa. Karena kami sadar betul bahwa melalui semua itu, kami memang sedang berupaya menyiapkan anak-anak ini kelak menjadi individu yang tangguh kelak. Sesuai motto Prasekolah RumahMontessori : asah-asih-asuh untuk menjadi tangguh

Secemerlang apapun potensi dan kemampuan anak, tidak akan perform dengan baik dan menjadi individu positif jika secara mental dia bermasalah.

Seiring dengan makin banyaknya faktor pendukung, mental illness ini sudah mulai menjadi big issue di zaman now. Masalah gangguan mental ini bisa dan mungkin terjadi mulai di level tingkat pendidikan dasar sekalipun (akibat dari perundungan, pelecehan, negative treatment dari orangtua dll)

Sudah banyak link artikel yang memaparkan penjelasan mengenai mental illness pada anak. Silakan dicari, dibaca-baca dan dipelajari untuk tambahan wawasan.

Mudah-mudahan kita semua selalu menjadi individu yang sehat fisik dan mentalnya ya

#rumahmontessori #pauddiserpong #ayobergabung #prasekolah #happyschool #likeforlikes #mentalillness #gangguanmental #sehatmental #anakusiadini #anaktangguh #selfcare #practicallife #keterampilanhidup

10 Tips : Cara Mendidik & Membersamai Balita Minim Stress di Prasekolah

Ada yang pegang kelas balita atau toddlers di PAUD? Seru ya?

Membaca buku Simone Davies dan menyimak paparan materinya di online course ini, sama kerennya. Lamanya jam terbang beliau yg hampir sama, jelas bikin senyam senyum sendiri karena memang pernah ngalamin semua. Dari 10 cara di bawah ini, ternyata bagian yg jadi favorit saya dan beliau sama, yaitu ada di nomor 4 dan 8 Hehe.. Passion nya disitu, seru dan menarik ..

10 cara memperdalam latihan untuk membersamai balita by Simone Davies :

1. Mengajarkan sesuatu dengan penyampaian ajaran berupa contoh dan penjelasan yg benar bukan melalui penyampaian yg bersifat mengoreksi

2. Ikuti kodrat jiwa anak. Bukan bebas tanpa batas. Pastikan semuanya tetap dalam batas aman dan OK bagi anak, lingkungan dan oranglain

3. Manfaatkan lingkungan untuk meringankan kita. Ciptakan lingkungan yg memudahkan, aman serta ramah anak. Minimalkan benda yg tidak dibutuhkan untuk memaksimalkan benda yg dibutuhkan

4. Menerima keberadaan anak sepaket dengan menerima keluarganya

5. Memahami bentuk konsentrasi anak balita : melakukan pengulangan, ketertarikan pada sesuatu, konsentrasi melalui gerakan aktif, termasuk melakukan jeda saat berkegiatan

6. Bentuk pengamatan dan pencatatan harian yg sesuai. Seiring waktu berjalan, semakin mengenal anak semua bentuk pengamatan & pencatatan yg sesuai akan semakin mudah ditemukan

7. Menyingkirkan benda-benda adalah sebuah proses. Ada rentang masa peka di aspek ini. Pahami ini memang wajar terjadi dan lalui dengan berpikiran positif bahwa semua akan teratasi

8. Berikan penjelasan tentang arti dari kegiatan yg dilakukan. Apa, mengapa dan untuk apa. Supaya anak paham bahwa kegiatan yg dilakukannya mempunyai makna dan nilai baik bagi diri sendiri maupun orang lain

9. Jadikan setiap moment adalah kesempatan untuk membangun hubungan baik dengan anak-anak

10. Melibatkan balita pada proses persiapan makan adalah hal yg luar biasa. Semua keterampilan anak dimatangkan disini serta membangun rasa percaya diri karena mereka merasa berguna dalam berkontribusi pada komunitas.

Semoga bermanfaat juga untuk para orangtua

#rumahmontessori

#onlinecourse #principlestopractice #paud #toddlers

Pentingnya Merawat Diri Untuk Persiapan Belajar Anak

SELF CARE

Video paparan lengkap materi 'Melatih Anak Mengurus Diri Sendiri' bisa disimak di link : https://youtu.be/VjhO4TwBx3w 


Judul kegiatannya mah simpel : mandi dan pergi. Saat dikerjakan pun seperti alam bawah sadar yang melakukan, karena saking sudah sangat terbiasanya kita mengulang ratusan ribu bahkan jutaan kali (ukuran pengalaman orang dewasa).

Tapi bagi individu anak usia dini yang baru memulai pembiasaan urus diri secara mandiri ini, ternyata.. latihan mereka padet banget ya materi dan urutan kerjaannya. Mereka masih belum seterampil kita.. Masih harus pake mikir urutan langkah kerjanya agar semua berjalan baik. Kadang mungkin anak akan kelewat cek suhu air (kedinginan deh), lupa basuh tangan penuh sabun buat ngusap muka (perih mata deh), gak inget harus basahin rambut dulu sebelum diberi shampoo (gak berbusa deh) malah mungkin ada juga yang masih pakai baju utuh udah langsung buka keran shower (yang ini mah dia hepi kali.. berasa ujan-ujanan ). Tapi ya begitulah.. It's a true story, right? Jadi.. gak mungkin kegiatan harian sederhana ini saat dilakukan di awal-awal kehidupan belajarnya si anak gak pakai mikir. Semua pasti ada proses planning, organizing, sequencing, systematical and logical thinking, problem solving.

Nggak ada yang 'asal' untuk tahap urus diri secara mandiri ini bagi si kecil.

Begitupula dengan kegiatan pergi.. Di gambar compic lumayan panjang juga ya sebetulnya proses belajar si anak untuk sekedar melaksanakan aktivitas 'pergi'. Mulai persiapan, mengatur, mengurut pekerjaan, logika berpikir dan penyelesaian masalah.

Gitu deh ceritanya.. Kegiatan primitif ini ternyata bantu banget proses berpikir dan bekal belajar juga ya, selain buat survival.

Notes : compic = communication pictures (kartu gambar di postingan ini) biasanya digunakan dalam terapi okupasi bagi individu yg punya keterbatasan & hambatan khusus di verbal, focus, lack eye contact, attention disorder high level, dll untuk membantu mereka berlatih mandiri urus diri. Setiap urutan kerja ditunjukkan satu-satu lewat gambar karena mereka bermasalah di perencanaan gerak & sistematika berpikir.

Individu yang tanpa masalah ini : tidak perlu kartu compic.

#rumahmontessori

#selfcare #sequencing #logicalthinking #learningprocess #independentchild #anakusiadini #practicallife #lifeskillsforkids

Kamis, 26 November 2020

Tahapan Membaca & Menulis Anak Usia Dini versi Rumah Montessori

 

TAHAP BACA TULIS



Kemampuan membaca dan menulis pada anak usia dini bisa diumpamakan seperti sebuah proses membangun rumah. Jika kita menginginkan bangunan rumah yang kuat kokoh tahan guncangannya sampai atap, maka kuatkan dulu fondasi-fondasi bawahnya. 

Begitulah dengan proses kemampuan baca tulis. Jika ingin kemampuan ini menjadi alat hidup anak untuk sepanjang hayat, matangkan dulu dasar dan setiap tahapannya 

Kalau ada yang mau instant, bangun rumah langsung ke atap secepat kilat, kayak kontraktor nakal sedang dikejer target gak mikirin kualitas bahan - alias - mampu baca tulis tanpa menguatkan dasar & tahapan sebelumnya, ya monggo wae.. Tapi siap-siap aja punya rumah yang cepet butuh direnovasi ya..  siap-siap bayar hutang perkembangan yang banyak 

Inilah rangkuman workshop gratis di Rumah Montessori : Tahapan usia dan jenis aktivitas stimulasi dalam persiapan baca tulis pada anak usia dini dengan menggunakan pendekatan metoda montessori (berdasarkan pengamatan di Rumah Montessori) *ecie..cie..bagus juga ya buat ide judul disertasi..  Sudah dicantumkan beserta kegiatan dan aparatusnya ya.. *kalau yang udah pernah ikutan pelatihannya mudah-mudahan ngerti beberapa istilah di dalamnya* 

Tahapan usia ini merupakan case study di Rumah Montessori, wajar ya jika mungkin terdapat sedikit banyak ketidaksesuaian antara real di lapangan dan 'teori indah'nya.. Banyak faktor ini itu yang mempengaruhi pengamatan dan pencapaiannya  Walau demikian, inilah data kami - yang bisa jadi berbeda dengan data milik kalian -

Mudah-mudahan hasil pengamatan kami selama ini terhadap buah hati di Rumah Montessori tentang tahapan usia kemampuan baca tulis bisa bermanfaat. Minimal sebagai gambaran aja untuk semua 

Ambil lah yang sekiranya baik dan sesuai kebutuhan kita dari materi ini ya.. 

Bagi yang berminat memilih topik ini menjadi materi workshop untuk komunitas atau institusi sekolahnya tentang seperti apa rupa alat & kegiatannya serta bagaimana cara penyampaiannya kepada anak, silakan kontak montessori4everyone@gmail.com untuk mendapat penjelasan teknisnya ya 

#rumahmontessori

#workshop #paud

#bacatulis #sensitiveperiod #montessori #pendidikan #sharingiscaring

Alat Montessori VS Mainan Biasa untuk Anak

MONTESSORI OR TOYS


Sharing sedikit materi diskusi kulwap tadi siang bersama @circlo.parenting ya.. 

Ibu Peserta : Miss Ivy mau tanya, better mainannya sesuai yang ada di rumah? Atau harus mainan montessori?

Ini mah jawaban sederhana versi saya dari Rumah Montessori aja ya :

Sesuai kemampuan ya Bu .. Jangan memaksakan. 

Material montessori memang banyak kelebihannya tapi bukan berarti alat peraga edukasi atau mainan edukasi lainnya useless.. (dan bukan juga satu-satunya material stimulasi tumbuh kembang dan belajar anak). 

Keberadaan mainan edukasi di rumah atau di alam, pakai dan berdayakan saja semaksimal mungkin untuk membantu stimulasi dan belajar anak.. 

Yang paling penting dilakukan adalah mencari tahu banyak untuk memahami tujuan & fungsi dari semua material mainan atau kegiatan yang diberikan kepada anak..

Sayang rasanya, kalau punya alat montessori banyak tapi pengetahuan minim tentang fungsi dan tujuannya.. Mending dibalik, punya alat sederhana rumahan atau memanfaatkan sumber daya alam sekitar, tapi kita paham betul tujuan aktifitas itu untuk anak kita apa.

Dan kalau keukeuh Montessori ini tetep mau dibawa-bawa, rasanya cukup ya serap dan terapkan filosofi Montessorinya aja dulu secara konsisten di keseharian   

Happy weekend 

#rumahmontessori #mainanedukasi #metodamontessori #montessori #montessoriathome #montessoriuntukindonesia #montessoridirumah #neverstoplearning

Selasa, 24 November 2020

Mengenalkan Konsep Ganjil Genap Pada Anak Usia Dini di Montessori

Nama material montessori : CARD & COUNTERS - ODD EVEN NUMBER (Angka & Objek - Konsep Ganjil Genap)

Video tutorial : https://youtu.be/0VT7BA_XAaw

Buku petunjuk praktek kerja : Ivy Maya Savitri., 2019., Aktivitas Montessori Ilmu Alam dan Matematika Hal : 54., Cikal Aksara.


Kegiatan di video ini, anak akan diarahkan untuk mencoba mandiri berpikir dalam mengurutkan angka. Silakan menyimak sampai selesai, bagaimana metoda ini menyampaikan konsep bilangan ganjil genap secara konkrit alias anak benar-benar bisa lihat nyata ada benda yang tampak jelas menunjukkan pola ganjil genap itu seperti apa. 

Lewat bahasa dan presentasi yang simpel, anak-anak sebetulnya juga sedang dibantu membangun pemahaman lewat tampilan pola angka dan objek di video ini yang menunjukkan bahwa : bilangan ganjil itu tidak habis dibagi dua (selalu ada sisa 1 keping) dan bilangan genap selalu habis dibagi dua (tanpa sisa).

Pengenalan awal konsep ganjil genap dibuat se-sederhana ini supaya mudah dicerna anak.

Yang jelas bukan sekedar menghafal bahwa ganjil genap hanya sekadar istilah selang seling saja dalam sebuah urutan angka. 

Paling tidak, anak paham bisa menjelaskan ketika ditanya : Mengapa 3 disebut bilangan ganjil? Mengapa 4 disebut bilangan genap?   

Mengenai nanti ujungnya anak-anak akan tetap mengingat istilah ganjil genap ini dengan pola selang seling, ya biarkan saja.. Itu kan kesimpulan cara yang mereka ciptakan untuk kebutuhan mengingat cepat. 

Selamat menyimak  

Art Curriculum di Rumah Montessori - Mengenal Tokoh Seni Rupa

Nama material montessori : WORLD PAINTER CARDS - ART CURRICULUM 

Video tutorial : https://youtu.be/0tNcRtFcfBw




Saat sharing metoda montessori, persoalan stimulasi kognitif, akademik, sensori motor, life skills, karakter dll kayanya udah keseringan dibahas ya.. Padahal gak hanya itu yang mau dibangun ke anak-anak usia dini, khususnya di sekolah kami Rumah Montessori. 

.

Art.. Seni apapun itu buat kami wajib masuk daftar kurikulum yang perlu dikenalkan.. Kesenian mempunyai peran penting untuk menghaluskan rasa hati dan menyeimbangkan otak pikiran anak agar kehidupannya lebih selaras antara intelektual dan moral.

.

Pengenalan salah satu jenis seni rupa kepada anak berupa kartu visualisasi lukisan-lukisan karya tokoh dunia ini adalah upaya stimulasi tentang semua tujuan kurikulum seni kami. 

Setelah sebelumnya, anak-anak disuguhi dengan lukisan-lukisan karya perupa lokal Indonesia di beberapa sudut kelas kami. 

Biar mereka aware, me'rasa' ada yang indah-indah di sekitarnya yang bikin mata & jiwanya senang.. Manusia kalau lihat yang indah warna warni kan biasanya mood-nya jadi membaik. Kedua sisi otak merekapun dibuat seimbang bekerja setelah rasa. 

.

Biarkan mereka merasa dan menilai sendiri tentang suka atau tidak suka, tentang bagus tidaknya lukisan para tokoh dunia itu. Semua itu sah, orang dewasa tak perlu menggiring opini dan egonya disini. Karena memang begitulah cara kerja seni : membantu anak melatih kepekaan tentang apa yang dirasa diri nya, tentang betapa bahagianya seseorang ketika pendapat dan perbedaannya diapresiasi. Cukup dengarkan saja alasannya. Seni memang cenderung subjektif. Subjektif dan objektif keduanya ada di realita di kehidupan. 

.

Biar mereka bersemangat terdorong ingin mencoba membuat karya seni tanpa perlu khawatir duluan tentang apresiasi dan batasan imajinasi. 

.

 

#rumahmontessori #bukakelasbaru #pjj #daftaryuk #paud #art #painting #drawing #painter #famouspainters #pelukisterkenal #lukisan #senirupa #senilukis #stimulasianak