Rabu, 25 Desember 2013

Ya, Kita Bisa Membuatnya !

Saat banyak yang ragu tentang alat-alat Montessori yang terasa tidak mungkin untuk dimiliki maupun dibuat.. Baiklah saya akan coba bercerita di blog ini.
Lupakan semua keraguan itu.. Bangun niat dan semangat bahwa semua bisa diatasi. Membuat alat-alat Montessori buatan tangan sendiri? Why not?

Itulah dia kenapa saya sering ngajakin ikut pelatihan Montessori, bukan karena saya mau jualan alat Montessori atau jualan Metodanya supaya dipakai seutuh-utuhnya..
Ikut pelatihan itu adalah untuk menginspirasi orang banyak, utamanya para pendidik anak usia dini (termasuk orang tua ya..) Masalah kebutuhan, media dan sistem yang akan diterapkan dikembalikan pada semua individu yang akan menggunakannya..
Yang terpenting adalah ambil esensi dan 'spirit'nya..

Di pelatihan ini termasuk di dalamnya adalah mengupas dan membahas alat-alat Montessori yang bisa dibuat 'handmade'.

Baiklah akan saya berikan bocoran.. bukti bahwa peserta kami sukses membuat Montessori material sendiri..

 Model daratan 'semenanjung' dari adonan tepung (playdough handmade) dan kartunya
 
 

 Kartu terminologi bunga dari karton dus bekas
 
 
 Kartu siklus hidup nyamuk, model daratan & perairan 'kepulauan' dari gabus bekas dan 'selat' dari bubur kertas
 
 
 Model perairan 'danau' dari tanah liat yang dibentuk, dikeringkan dan dicat coklat
 
 
Kartu terminologi rumah dan model daratan 'pulau' di baki hijau dari malam/plastisin
 
 
** TERIMAKASIH UNTUK PARA PESERTA YANG KREATIF **

 

Bedah Metoda di Pelatihan Montessori Program Libur Des '13 = SERU !

Woohoo.. Libur tlah tiba..Libur tlah tiba..Hore..Hore..Horeee! *nyanyi lagu Tasha J

Liburan pintar akhir semester ganjil tahun 2013 ini dilaksanakan pada bulan Desember, dengan 13 orang peserta. Mereka berasal dari Kepulauan Bangka, Lampung, Jakarta, Solo dan Lombok. Senangnyaa.. bisa mempertemukan orang dari mulai bagian Barat sampai Timur bumi Indonesia dalam satu momen yang sama.

Kelas ini memenuhinya dengan diskusi, saling beri masukan, bertanya dan tambah wawasan satu sama lain. Bersama-sama mendebat, mengkaji dan membedah metoda indah ini agar menjadi lebih bisa dipahami, lebih bisa dikenal dan lebih bisa diterapkan sesuai kebutuhan. Semua peserta benar-benar menggunakan momen ini dengan baik untuk memuaskan rasa keingintahuannya.

Mudah-mudahan saya bisa men-transfer ilmu-nya dengan baik. Mudah-mudahan yang ingin ditularkan bisa sampai ke nalar dan nurani. Teknis praktek alat hanya menginspirasi dan bukan itu yang terpenting.. ada yang lebih penting lagi yang kadang terlewatkan.. yaitu ESENSI.

Sampai jumpa lagi kawans.. Tolong ‘panjang’kan silaturahmi dan tularkan virus metoda indah ini di bumi tempat kalian berpijak.. Terimakasih sudah jauh-jauh datang dengan semangat berilmu yang luar biasa. Berjuta terimakasih pula jika nanti kawan tak segan membagi ilmu ini untuk orang banyak. Bagilah, sampai seluruh Indonesia mengenalnya..


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengenalkan Musik Tradisional Indonesia

Salah satu kegiatan di Prasekolah Rumah Montessori adalah MUSIK. Term akhir tahun 2013 ini kebetulan kami mempunyai agenda mengenalkan alat musik tradisional. Baik itu alat musik tradisional dunia maupun dari negara Indonesia.
 
Penting untuk mengenalkan alat musik tradisional Indonesia karena anak-anak itu tinggal di Indonesia. Mereka tidak sekedar melihat secara visual lewat buku atau gambar, tapi diberi kesempatan untuk menyentuh bahkan mencoba untuk membunyikannya sendiri.
Raut muka mereka begitu antusias, begitu puas saat pengalaman belajar itu begitu nyata dan tersentuh oleh indera peraba mereka.
 
Ayo anakku, cintailah dan peliharalah rasa memiliki budaya leluhurmu. Kalau tidak kita sebagai warga-nya siapa lagi yang akan menjaga warisan Nusantara ini..
 
 
 

 

 

Sabtu, 03 Agustus 2013

Sesuatu yang unik dari Reguler Class-Full Training Des 2012-Apr 2013

Perjalanan membagi Metoda Montessori ini memang akan selalu meninggalkan penggalan-penggalan kisah yang tak terlupa, seperti : unik dari setiap kelas-nya, pesertanya dan moment-momentnya.
Pingin aja berbagi untuk kelas yang satu ini :)
 
Inilah kelas reguler kursus metoda Montessori yang pesertanya dari berbagai sekolah. Ada sekolah Komunitas Kebon Maen Cibinong, TKIT Al-Istiqamah Depok, TKIT At-Taufiq Bogor, Kidzmotion Cipete, orang tua, dan orang tua yang berprofesi guru di Sunny Place School House BSD dan Binus Serpong.
 

Kelas ini cukup 'panjang' perjalanannya karena pertemuan diatur 2 minggu sekali. Kelas yang unik karena pesertanya menyelesaikan kursus ini tidak dalam waktu yang bersamaan karena masing-masing mempunyai kesibukan..*bahkan sampai dengan foto ini diposting masih ada yang belum tuntas kursusnya :)
Itulah kami Rumah Montessori, mudah-mudahan selalu bisa membagi ilmunya se-total mungkin kepada orang-orang yang memang sangat membutuhkan. Sayang rasanya jika tidak tuntas dibagi dan dipelajari bersama-sama.
 

Kelas ini juga beranggotakan orang-orang hebat yang luar biasa menginspirasi setiap orang di dalamnya. Dari mulai konsultan sekolah, public speaker parenting, orang tua, psikolog, wakil dan kepala sekolah, guru newbie dan guru senior semua berbagi apa yang mereka punyai di kelas ini..*bahkan sampai berbagi panganan khas daerah masing-masing termasuk di dalamnya :D
Kelas yang tak pernah henti berdiskusi, memberikan masukan dari berbagai sudut pandang mereka tentang metoda ini.. sungguh memperkaya wawasan kita yang berada didalamnya. Benar-benar metoda ini dikaji-diolah-dipertanyakan dengan didukung dasar pengetahuan yang masing-masing peserta miliki..metoda ini tidak diterima apa adanya, tidak 'ditelan bulat-bulat' tapi betul-betul kita dalami bersama.
 

Kelas program reguler ini pun kami disain dengan full training, karena dengan demikian peserta di kelas ini memiliki kesempatan untuk mempraktekkan kegiatan dan alat Montessori ini secara mandiri. Mereka berkesempatan untuk melakukan simulasi bagaimana menjadi guru yang mempresentasikan sebuah alat kepada muridnya dan mendapat banyak tambahan material seperti penyusunan kurikulum individu
serta penulisan laporan perkembangan anak ala Montessori..
 

Terimakasih untuk semua moment indahnya setiap kali kita bertemu di pelatihan.
Terimakasih untuk saling menghargai satu sama lain.
Terimakasih untuk kue-kuenya.
Terimakasih untuk semua sharing-nya yang sangat menginspirasi..
 

Mudah-mudahan apa yang sama-sama kita pelajari bisa bermanfaat ya..


Presentasi Land & Water Globe
(Simulasi-Role Play : guru-kiri foto mempresentasikan sebuah materi Montessori kepada murid-kanan foto)


 
 

Presentasi Number Rods & Cards 1-5
 

Presentasi Seguin Board B Quantities 10-30
 

 
 

 
 

Presentasi Birthday Walk
(Ritual Ulang Tahun Montessori yang penuh makna pembelajaran)
 

Presentasi Living & Non Living - Science
 

Presentasi Life Cycle of Butterfly - Science - Biology

 

Peserta
 

Sand Paper Alphabets (3 Period Lessons)
 

 

Senin, 29 Juli 2013

Rumah Montessori, sebuah Rumah tempat anak belajar untuk hidup

Baiklah pemirsa.. kalau memang ini lebih cocok untuk dikatakan promosi, ya monggo.. Tapi, in my simple mind, saya di sini hanya mencoba untuk berbagi informasi bahwa di Tangerang Selatan - lebih spesifik lagi di Jl. Kencana Raya J5/7 Kencanaloka BSD City Sektor 12 sudah ada Preschool untuk anak usia 2-6 th yang menerapkan metoda Montessori di dalamnya.

Saya masih berkesempatan untuk terjun langsung mengajar anak-anak luar biasa ini karena saya merasa dari merekalah saya banyak belajar dan menambah wawasan. Bahkan untuk dibagi ke peserta pelatihan saya sendiri pun saya harus banyak meng-update kekini-an tingkah polah anak-anak usia dini ini. Walau jam terbang mengajar bisa dikatakan tidak sedikit tapi apalah guna kalau tidak ada update.. ( makin update..makin eksis :) ).

Di sinilah saya ingin bersentuhan kembali dengan anak-anak usia dini.. Ingin rasanya juga ikut belajar bersama dengan para orang tua zaman sekarang sambil terus meng-edukasi mereka yang ada di garis 'galau' dalam hal mendidik anak.

Mudah-mudahan wahana Rumah Montessori ini bisa membantu membekali anak bukan hanya untuk sekolah/belajar tapi juga untuk 'hidup'.


 
 

 

The Great Trip : Singkawang-West Borneo


Daerah berikutnya yang dikunjungi di Pulau Kalimantan setelah Samarinda untuk Inhouse Training Metoda Montessori adalah Singkawang.. Area ujung Barat Pulau Borneo yang harus ditempuh sekitar 4 jam lamanya lewat jalan darat dari Ibukota Kalimantan Barat yaitu Pontianak.

Tugas training kali ini benar-benar 'bermuka dua' :) antara kewajiban menyebar semangat Montessori dan berwisata.. Pengalaman yang tak terlupa.. Setelah usai pelatihan di bulan Maret (28 s.d 31 Maret 2013), seakan menjawab keinginan untuk kembali.. akhirnya Rumah Montessori-pun kembali di awal bulan Juni (8-9 Juni 2013).

Perjalanan yang tak pernah membosankan, selalu ditemani keindahan alam Indonesia, dan teman-teman yang ramah dan hangat *walau kadang harus terdiam saat mereka bercakap-cakap dalam bahasa 'Khek' - yang merupakan bahasa asli penduduk setempat.

Kota Seribu Klenteng ini bukan hanya sebutan yang tiada bukti.. memang benar adanya. Sepanjang jalan meninggalkan Pontianak mata saya dimanjakan oleh pemandangan beragam macam bentuk bangunan klenteng. Dari yang hanya sekedar tempat sesembahan di depan rumah yang lebih mirip 'mushola'-nya orang muslim, sampai yang klenteng yang berukuran kolosal ada semua. Setiap radius kurang dari 200m selalu ada.. *kalau di BSD patokan setiap 200m adalah swalayan-swalayan waralaba berinisial A***mart dan I***mart..hehehe..

Bahagia rasanya mendapatkan kesempatan untuk berbagi Metoda Montessori dengan harapan bisa diimplementasikan di Bumi Singkawang ini. Di sekolah Budhis Asokaputra dengan jaringan sekolahnya Asoka Widya dan Sivaliputta, kita sama-sama belajar mengenai metoda yang mungkin baru kali ini mereka kenal lebih dekat.

Dengan SDM para pengajar yang masih muda, pemuda-pemudi aktivis Budhis yang kebanyakan mendedikasikan tenaganya untuk anak Singkawang rasanya kesempatan ini jangan sampai luput dan dibiarkan tak berbekas.

Mereka cerdas, mudah untuk mengingat dan masih memiliki energi besar untuk 'berubah'. Mudah-mudahan mereka mampu membawa kondisi pendidikan di tanah tinggalnya untuk menjadi lebih baik.


Singkawang memang terkenal sebagai daerah wisata bagi orang-orang kota Pontianak. Saat berada di sana, etnis Tionghoa memang benar-benar kental. Serasa berada di Hongkong atau China, itu benar sekali adanya.

Sudut-sudut kotanya, penduduk aslinya dan tentunya bahasa yang mereka gunakan.

Minuman favorit selama berada di sana adalah air jeruk besar yang tanpa tambahan gula pun sudah manis rasanya.. Indonesia selayaknya berbangga dan bersyukur punya aset hasil bumi sebaik 'jeruk pontianak' ini. Air jeruk yan melimpah ruah dan manis.. Heaven!

Teman-teman yang baik hati di Singkawang ini tak akan pernah saya lupakan. Bersama mereka, seakan tak lelahnya menawarkan untuk berkeliling Singkawang dan menjamu dengan beragam kulinernya.

Sungguh-sungguh saya jatuh cinta pada kunjungan training yang satu ini.

Singkawang I'm in love with you.

Tetaplah menjadi bagian Indonesia terindah yang selalu menjaga kerukunan umat multikultur dan multi-agama-nya. Perbedaan itu berwarna-warni.. dan berwarna-warni itu indah..
 
Pijakan pertama di Bumi Khatulistiwa 


Hari pertama pelatihan di Sekolah Asokaputra
 

Potret khas pedalaman belantara Kalimantan
 

Keindahan Vihara Ambavana Arama yang terletak di tengah hutan


Di salah satu ruang tempat retret di Vihara Ambavana Arama
 

Look at their eyes.. The joy of teaching is in there :)
 

Sebuah potret kebersahajaan di salah satu sudut Vihara Kaisar Langit yang kental dengan etnik Tionghoa.
Vihara ini terletak di atas sebuah bukit.
Sungguh tempat yang sempurna untuk melepas segala urusan hiruk pikuk duniawi 
 

Berfoto bersama Bhikku Thitayanno Thera dari Vihara Vimala Chanda Arama
dan Pak Neky dari Sekolah Sivaliputta Pontianak
 

Foto bersama seluruh guru peserta pelatihan Montessori Singkawang
 

Bacalah dengan seksama isi pengumuman di papan hijau di atas.
Dapat dibayangkan betapa beruntungnya saya dapat mencapai tempat tertinggi di Bumi Singkawang : Puncak Rindu Alam
 

Suasana pelatihan lanjutan. Kunjungan kedua kalinya ke Singkawang di bulan Juni 2013.
 

Inilah target wisata kuliner ter-populer di Singkawang : Bakmi 68.
Tempat sederhana ini menjadi luar biasa karena telah dicambangi oleh banyak orang terkenal.
 

Membangun kata dengan kotak huruf berpindah (moveable alphabet)
 

Pose-pose saat pelatihan berkhir di tanggal 8 Juni 2013.
Siap untuk membawa kenangan indah ini kembali ke BSD keesokan harinya..
 

Minggu, 26 Mei 2013

Rumah Montessori Tour de Java (Jan - Feb 2013)

Dear my blog..

Catatan perjalanan saya yang belum di-update di sini adalah saat saya diminta share Metoda Montessori  oleh sebuah produsen susu anak di 5 kota besar di Pulau Jawa.. Di Facebook, saya ngasih judulnya Tour de Java. Kota yang akan saya kunjungi adalah Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.

Salut dengan ide kreatif dari si produsen susu ini, mereka memberikan sebuah loyalty kepada para pelanggan setianya dengan memberikan rewards berupa kesempatan mendapatkan layanan edutainment secara gratis. Di sentra-sentra edutainment ini, fasilitas yang diberikan tidaklah main-main.. tidak juga setengah-setengah. Dari mulai sumber daya manusianya, lokasi – bangunan - palyground nya, alat-alat edukasinya bahkan sampai metodanya pun mereka berikan yang terbaik bagi sang buah hati. Anak-anak yang ber-edutainment di sentra ini diajarkan banyak hal sesuai dengan kelompok usianya. Berbagai stimulasi diberikan untuk menunjang kecerdasan anak.

Bangga dan bahagia rasanya, masih ada yang peduli untuk memberikan pendidikan berkualitas tanpa membebani orang tua dengan biaya  yang berlebihan.. *smile..

Kota pertama yang akan saya kunjungi adalah sentra Bandung. Wah.. ini sih judulnya pulang kampung euy.. Rencana nginep juga di rumah mertua hehehe.. Berangkat dari BSD subuh by travel ditemani dengan hujan yang ga pernah habis sampai di tempat tujuan yaitu Bandung. Tim yang didominasi ku urang Sunda.. Ini dia foto Tim Bandung.


Kota kedua adalah Jakarta.. Dekat lah dari BSD mah.. Sesi ini saya gak perlu nginep-nginepan, masih bisa bolak balik pake transportasi umum. Kadang naik taxi, naik angkot, sampe nebeng tetangga – yang ternyata salah satu tim pengajar sentra Jakarta pun dijabanin.. *Thanks Ms. Adis. Dari mulai pelatihan di Bandung, cuaca memang sudah tidak bersahabat. Kalau gak banyak-banyak nge-doping pake suplemen, vitamin dan air putih plus nge-set otak supaya kuat dan tidak tumbeng.. pfhh.. udah bablas deh kayaknya.. Cuaca oh cuaca.. atau my body oh my body..? Dan.. inilah  dia foto bareng dengan Tim Jakarta usai pelatihan.

 
Lanjoot.. kota ketiga adalah Yogyakarta. Weitss.. salah satu kota favorit untuk tujuan wisata. Tapiii.. ini teh tugas neng Ipiii… lagi diness.. lagi kerjaa.. hahahaa..*berupaya keras mengenyahkan segala hal berbau ‘senang-senang’.. Jadwal padat merayap..  Tim Sentra Yogyakarta ini sepertinya telah mempersiapkan segalanya dengan baik sehingga pelaksanaan pelatihan disini ikutan ‘rapi’ dan  lancar karena semua sudah tersedia sebelumnya. Foto kegiatannya.. silakan disimak
 
Kota keempat adalah Semarang.. Hihihi..jujur..belom pernah ke Ibu Kota Jawa Tengah ini.. Makanya seneng bisa langsung menginjakkan kaki di kota ini. Kota berhawa hangat ini juga se-hangat orang-orangnya. Mudah-mudahan kru di sentra ini tambah solid yaa..Ini dia foto mereka
 
Terakhir adalah kota Surabaya..Jawa Timur.. Wah kota besar dengan kru sentra tersedikit tapi kompak.. Seneng banget bisa mampir di kota yang dulu pernah ‘dilewati’ sekilas-sekilas aja.. Foto dengan tim dulu nih..
 
Akhirnya selesai sudah rangkaian kerja melatih para teacher di seluruh sentra. Senang melihat semangat mereka, generally mereka sudah memiliki sosok yang baik untuk mengarahkan anak. Saya percaya, jika dilakukan dengan sepenuh hati professionalism yang tinggi pasti akan menghasilkan output generasi yang baik pula.
Kagum dengan program perusahaan ini, dimana sisi terpenting untuk tumbuh kembang dan kecerdasan anak tidak diabaikan dengan hanya menempatkan produk barangnya di tempat teratas. Ada hal lain yang mereka lakukan untuk mendukung anak supaya menjadi generasi tangguh dan cerdas di segala aspek. Keseimbangan dan kesinambungan Asah-Asih-Asuh inilah yang dipersembahkan oleh mereka untuk anak-anak Indonesia.

*special thanks dedicate to Miss Yessy Lofarti dan Ibu Ati.. kangeen..